SURAT YESUNG UNTUK KYUHYUN PAS ULTAH

Standar

Kyu, tanpa terasa kau sudah semakin besar. Rasanya benar-benar baru kemarin kau datang dan semua member tersenyum hangat padamu dan aku akui kecuali aku. Bukannya aku benci kau, hanya saja memang wajahku seperti itu. dan saat kau menyanyi semua terkesima, mungkin kau masih mengingat tatapan sinis yg aku dan Wookie berikan untukmu. itu bukan karena kami membenci mu.. aku masih ingat aku dan Wookie merasa iri dengan suara bassmu, tapi kelemahanmu masih sangat banyak saat itu, Wookie bilang secara teknik kau tak bisa sama sekali. Sedang menurutku saat mendengar kau menyanyi pertama, entah kenapa jiwa lagunya tidak berhasil kau sampaikan. Kami berdua tahu kau punya kemampuan hebat, tapi ada hal yg membuat kami merasa kau bisa jadi lebih hebat. Tapi bukankah hanya aku hyung yg selalu menolongmu dari kenakalan hyung lainnya. Walau kau sangat sayang pada Donghae saat itu tapi tetap aku yg selalu membuat kau terhindar dari siksaan dari para hyung, bahkan Young Woon. Siapa sangka Kyu yg kecil telah tumbuh sebesar ini.

Saat ditanya apa yg menyebabkannya dewasa, Dia akan berkata banyak hal. Tapi semuanya tahu yg paling membuat kau tampak dewasa adalah kecelakaan yg hampir mendera nyawamu. Mungkin orang-orang di sekitarmu saat aku diberi kabar tentang kecelakaanmu itu mereka mengira aku acting. Ya pasti mereka pertama mengira semua adalah candaan. Aku menangis tidak hanya keras, tapi hingga sesenggukan. Aku jarang menangis dengan sangat keras. Hingga air mata banyak yg jatuh.

Saat kecelakaan itu terjadi aku benar-benar tidak diberitahu kau yg paling parah.

Tapi saat aku diberi tahu, namamu dan Teukie hyung muncul di otakku. Aku tak tahu kenapa, hanya saja seakan-akan kalian berdua meminta doaku agar kalian selamat. Aku menangis dan langsung menuju gereja, mendoakan kalian selama beberapa menit dan barulah aku menuju rumah sakit. disana semua sudah menangis. Aku melihat ammamu sudah yg ditenangkan oleh ammaku dan appamu yg dikuatkan oleh para member. Dan aku melihat noona kebangganmu menangis, beruntung member suju memiliki namyak noona, mereka menjaga noonamu dengan sangat baik. Saat dokter keluar dia mengatakan kemungkinan hidupmu sedikit. Semua menangis semakin keras. aku hanya bisa berlari menuju gereja, berdoa dengan sangat agar kau diberi pilihan. Saat ada kabar kau bisa kehilangan pita suara dan ayahmu mengijinkan, kau tahu? banyak orang yg menatap heran ayahmu. Tapi aku tidak merasa heran. Aku tahu kemampuan tersembunyimu saat itu aku sangat tahu, aku mengiyakan keputusan ayahmu.

Aku tidak bisa mengunjungimu setiap hari, bukan karena jadwalku padat, karena kau tahu jadwalku adalah yg paling tidak padat. Hanya saja saat melihatmu ku yakin air mataku akan langsung keluar, aku tidak berani berkata apapun, aku tidak akan memaafkan diriku, aku takut bertemu, aku tidak mampu.

Saat perusahaan mengatakan akan ada sub unit pertama. Kita ber 3 mengalami masa tersulit. Biasa tampil ber 13 dan sekarang hanya 3. Biasa memiliki part yg sedikit dan sekarang banyak. Keinginan kita menyampaikan suara kita. Semua tidak dengan mudah kita lalui. Semua member tahu suara kita ber 3 bagus. Tapi untuk mencapai harmonisasi itu adalah kesulitan terbesar, kita sulit mensinkronkan suara kita terutama suaramu yg harus diberi banyak pelatihan. Kau yg sangat terkenal dengan kebiasaan main game, aku menyita semua gamemu agar kualitas tidurmu bagus. Kau yg termasuk member yg susah dibangunkan, sejak pagi aku menyuruh sungmin mengajakmu olah raga. Semua dilakukan sesuai rencana. dan saat debut kita, kita dilanda stres, penampilan pertama kita memang mengesankan tapi banyak kontroversi atas sub unit kita dari pada membicarakan lagu yg kita bawakan.

Semua usaha kita seakan sia-sia, banyak fans yg mendukung kita. Tapi tetap rasanya perjuangan itu terkesan percuma. Wajar bagi manusia untuk kecewa. Saat itu ada seseorang yg mengingatkanku perjuangan Alva Edison dengan 10.000  kegagalan nya menciptakan lampu. Aku ingat kita ber 3 membacanya sambil tersenyum. Kutipan Edison itu membuat pengaruh yg besar.

“saat seorang wartawan bertanya pada Eidosn kenapa dia masih saja menciptakan lampu, walau sudah gagal sebanyak 10.000 kali, dan Edison menjawab ‘aku tidak gagal membuat 10.000 lampu, hanya saja aku menemukan 10.000 cara agar lampu tidak bisa hidup.’

Kitapun menerapkan pedoman Edison, mungkin kita bukan gagal, kita hanya baru saja memulai bagaimana cara kita gebrak pasaran Jepang tanpa promosi. Bukan senyum yg kita berikan di belakang panggung saat konser berakhir, tapi tangisan bahagia. Mengungkapkan segala yg kita perjuangkan membuahkan hasil. Benar bahwa “usaha keras tidak mungkin tidak ada hasilnya.” semua kita buktikan.

dan di tahun 2011 ini kau sudah semakin tua si magnae. Aku tahu kau mau bilang “kalo aku tua hyung apa? iya kan? aku sudah sangat mengenalmu. Kau merengek meminta agar mengajarimu menyanyi dengan perasaan. Dan merengek lagi utk berhenti latihan, kau yg selalu menarikku dan mengajakku bertarung game, kau yg selalu tiba-tiba datang dan menanyakan rumus-rumus yg tidak aku mengerti, kau yg saat mendapat peran di drama musikal memintaku mengajarimu, dan kau yg selalu meminta istirahat sejenak dari latihanmu. Kyu itu apa sekarang sudah dewasa? kita lihat di tahun ini.

Ulang tahunmu ini ulang tahun terspesial karena ini merupakan ulang tahun magnae yg terakhir sebelum leader dan hyung kesayangannya pergi wajib militer. Saat mereka berdua menjalankan tugas negara, kau magnae harus jadi lebih tua. Hentikan kebiasaan merengekmu.

Harapanku di ulangtahunmu ini hanya satu, jaga selalu kesehatanmu, kau adalah member yg paling mudah sakit, member paling mudah capek. Kau sendiri tahu itu, kau sendiri itu mengerti itu. Kau juga tahu seberapa mahalnya sehat, seberapa tidak enaknya sakit.

Aku berharap kau perhatikan harapanku ini.

dari Lead di KRY

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : http://www.facebook.com/notes/big-family-of-siwonest-indonesia/surat-yesung-untuk-kyuhyun-pas-ultah/230796066991566

One response »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s